Tuesday, October 28, 2014

10 Pelajar SMA Rancang Produk Inovasi di Eco Days HMTK UNS Solo 2014


Shofi Salsabila, siswi SMA Muhammadiyah 1 Babat, Lamongan menunjukkan kreasinya berupa pemanfaatan limbah cair industri tempe sebagai alternatif pengganti baterai yang ramah lingkungan, pada Kompetisi Rancang Produk Inovasi yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK), Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Kompetisi tersebut merupakan bagian dari Eco Days, yang digelar di Student Center, kompleks kampus setempat, Sabtu (25/10/2014). (Mariyana Ricky/JIBI/Solopos
Solopos.com, SOLO—Sepuluh pelajar SMA/SMK dari sejumlah daerah di Indonesia berhasil lolos menjadi finalis dalam Kompetisi Rancang Produk Inovasi yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK), Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, baru-baru ini.
Ke-10 finalis itu mempresentasikan inovasi-nya dalam kegiatan bertajuk Eco Days, yang digelar di Student Center, kompleks kampus setempat, Sabtu (25/10/2014) dan Minggu (26/10/2014). Selain kompetisi tersebut, HMTK juga menggelar lomba poster untuk pelajar SMA/SMK se-Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Ketua Panitia Eco Days, T. Bagus Tri Lusmono, mengatakan finalis Kompetisi Rancang Produk Inovasi sebelumnya telah mengikuti seleksi karya tulis bertemakan green inovation dan energi alternatif. Tahapan penilaian diawali dari penjurian awal, pameran, dan presentasi karya.
“Tahap penjurian awal meliputi karya tulis yang dikirimkan dinilai oleh tim juri dan diseleksi. Akhirnya muncul 10 finalis yang berhak mengikuti pameran karya dan presentasi final. Nantinya akan dipilih tiga karya terbaik dan satu karya favorit sebagai pemenang,” terang dia, saat ditemui Espos, di Student Center UNS, Sabtu.
Ke-10 finalis tersebut berasal dari MAN 1 Kediri, SMA Negeri 1 Boyolali, SMA Negeri 1 Cianjur, SMA Negeri 1 Purwantoro, Wonogiri, SMA Darul ‘Ulum 1 Unggulan, Jombang, SMA Muhammadiyah 1 Babat, Lamongan, SMA Negeri 1 Babat, Lamongan, SMA Negeri 1 Sindang, Indramayu, dan dua finalis lain berasal dari SMA Negeri 1 Unggulan Muara Enim.
Bagus mengatakan selain Kompetisi Rancang Produk Inovasi, lomba desain poster juga menentukan dua tema yang sama. Peserta diminta mengirim desain posternya dalam bentuk soft file dan akan dipilih juara 1,2, 3 serta juara favorit berdasar voting terbanyak di akun facebook.
Bagus memaparkan kedua kompetisi tersebut bertujuan untuk mencari inovasi guna mengatasi problematika lingkungan yang dapat digunakan masyarakat, melalui reuse, reduce, dan recycle.
“Selain itu juga berfungsi untuk menciptakan inovasi teknologi tepat guna berbasis lingkungan, dan penerapan ilmu kimia di kalangan pelajar,” jelasnya, sambil menambahkanEco Days 2014 bertajuk We’re Young dan We Care.
Sementara itu, salah satu peserta asal SMA Muhammadiyah 1 Babat, Lamongan, Shofi Salsabila, dalam penjelasannya saat ditinjau dewan juri mengatakan inovasinya adalah pemanfaatan limbah cair industri tempe sebagai alternatif pengganti baterai yang ramah lingkungan.
Shofi menamai hasil karyanya tersebut dengan sebutan Nitster-El Cell atau New Industrial Tempe Waste Water Electrochemical Cell. “Dari hasil pengujian selama 10 jam didapat bahwa limbah cair industri tempe memiliki tegangan bangkitan rata-rata 0,9 volt dan dapat menyala selama lima hari,” terangnya.

0 comments:

Post a Comment